{"id":1661,"date":"2024-11-04T06:03:55","date_gmt":"2024-11-04T06:03:55","guid":{"rendered":"https:\/\/harapantani.com\/?p=1661"},"modified":"2024-11-04T06:03:55","modified_gmt":"2024-11-04T06:03:55","slug":"varietas-nanas-populer-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/2024\/11\/04\/varietas-nanas-populer-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Tak Banyak Orang Tau! 10 Varietas Nanas Yang Sangat Populer Di Indonesia"},"content":{"rendered":"<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Nanas yang sering Anda lihat di toko buah dan pasar sebenarnya bentuknya mirip. Namun, sebenarnya variasinya mungkin berbeda.<\/p>\n<p>Buah nanas (<em>Ananas Comosus<\/em>) merupakan tanaman tropis yang berakar dangkal. Berbagai jenis nanas ditanam di berbagai belahan dunia. Jenis bervariasi berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dll.<\/p>\n<p>Kebanyakan nanas terbagi dalam empat kelas utama, yakni Cayenne Halus, Spanyol Merah, Queen, dan Abacaxi. Lebih dari 37 spesies nanas ditanam di seluruh dunia, masing-masing memiliki karakteristik unik.<\/p>\n<p>Merangkum dari berbagai sumber, kami akan memberikan sedikit pengenalan mengenai 10 jenis nanas terpopuler.<\/p>\n<h3><strong>1. Red Spanish<\/strong><\/h3>\n<figure id=\"attachment_1663\" aria-describedby=\"caption-attachment-1663\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1663 size-full\" src=\"http:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pd-6.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"168\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1663\" class=\"wp-caption-text\">Red Spanish<\/figcaption><\/figure>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl\">\n<p>Seperti namanya, nanas Red Spanish berwarna oranye-merah dan ditanam di Karibia. Buahnya berwarna kuning pucat dan beraroma harum.<\/p>\n<p>Nanas ini kokoh dan tinggi serat, tetapi tidak selembut varietas lainnya. Menurut <em>growables.org<\/em>, nanas ini beratnya bisa mencapai 1,8 kilogram, dagingnya berwarna kuning pucat, dan aromanya sedap.<\/p>\n<h3><strong>2. Abacaxi Pineapples<\/strong><\/h3>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Nanas Abacaxi adalah tanaman nanas yang sangat populer karena rasanya yang sangat manis dan tahan terhadap penyakit. Beratnya berkisar antara 0,9 kg hingga 4,9 kg.<\/p>\n<p>Varietas nanas ini berduri dan tinggi, dagingnya hampir transparan. Rasanya enak, tapi terlalu lembut untuk penggunaan komersial.<\/p>\n<h3><strong>3. Queen Pineapples<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<figure id=\"attachment_1665\" aria-describedby=\"caption-attachment-1665\" style=\"width: 291px\" class=\"wp-caption alignleft\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1665\" src=\"http:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pd-7.jpg\" alt=\"\" width=\"291\" height=\"389\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1665\" class=\"wp-caption-text\">Smooth Cayenne Pineapple<\/figcaption><\/figure>\n<p>Menurut <em>ediblearrangements.com<\/em>, varietas nanas ini banyak ditemukan di Australia dan Afrika Selatan.<\/p>\n<p>Queen Pineapples berwarna kuning tua dengan inti kecil dan memiliki aroma dan rasa yang tidak terlalu enak, namun menyenangkan. Malah lebih enak dimakan mentah.<\/p>\n<p>Nanas ratu lebih tahan terhadap penyakit dan dingin dibandingkan nanas jenis lainnya.<\/p>\n<h3><strong>4. Smooth Cayenne Pineapple<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Smooth Cayenne Pineapple merupakan salah satu jenis nanas yang banyak ditemukan di supermarket.<\/p>\n<p>Daging buahnya berwarna kuning dan kaya akan asam dan mengandung banyak sari buah. Karena daging buahnya mengandung sedikit serat, buah ini mencakup sekitar 90 persen buah kalengan di dunia.<\/p>\n<h3><strong>5. Brecheche Pineapple<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Menurut <em>crazymasalafood.com<\/em>, Brecheche Pineapple berukuran kecil dengan daun berukuran sedang dan berwarna olive. Buahnya berbentuk silindris dan berwarna kuning.<\/p>\n<p>Tanaman ini juga tidak memiliki duri. Varietas nanas ini ditanam secara eksklusif di Venezuela bagian selatan. Daging buahnya sangat harum, berair dan rendah serat, dengan biji kecil.<\/p>\n<h3><strong>6. Pernambuco Pineapples<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Pernambuco Pineapples sebagian besar ditanam di Brazil. Warnanya putih, empuk, dan berair dengan rasa yang ringan. Warnanya kuning luar dan dalam serta memiliki daun panjang dan berduri yang khas.<\/p>\n<p>Nanas Pernambuco terutama ditanam di Brasil.<br \/>\nWarnanya putih, lembut, berair, dan rasanya lembut.<br \/>\nDaunnya panjang dan berduri, berwarna kuning luar dan dalam.<\/p>\n<h3><strong>7. Mordilona Pineapples<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Mordilona Pineapples ditanam di timur laut Andes Kolombia dan Venezuela.<\/p>\n<p>Bentuknya besar, silindris tidak beraturan, dan mempunyai epidermis berwarna kuning hingga oranye. Daging buahnya lembut dan manis.<\/p>\n<h3><strong>8. Panare Pineapple<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Panare Pineapple diambil dari nama suku Indian yang membudidayakan nanas di Venezuela.<\/p>\n<figure id=\"attachment_1668\" aria-describedby=\"caption-attachment-1668\" style=\"width: 311px\" class=\"wp-caption alignright\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"wp-image-1668\" src=\"http:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/11\/pd-8.jpg\" alt=\"\" width=\"311\" height=\"415\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1668\" class=\"wp-caption-text\">Sugarloaf Pineapple<\/figcaption><\/figure>\n<p>Varietas nanas ini memiliki buah berukuran sedang dengan daun panjang runcing. Warnanya oranye dan dagingnya kuning tua. Nanas rasanya ringan dengan inti kecil dan sedikit serat.<\/p>\n<h3><strong>9. Mauritius Pineapple\u00a0<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Mauritius Pineapple juga dikenal sebagai Red Malacca, Malacca Queen dan Red Ceylon. Ini adalah varietas penting yang ditanam di India, Ceylon dan Malaya.<\/p>\n<p>Nanas dari varietas ini berukuran kecil dan dagingnya berwarna kuning. Rasanya yang manis dan biasanya dikonsumsi mentah atau dijadikan jus.<\/p>\n<h3><strong>10. Sugarloaf Pineapple<\/strong><\/h3>\n<\/div>\n<div id=\"content-wrapper\" class=\"max-lg:container xl paywall-content\">\n<p>Sugarloaf Pineapple berbentuk silinder dan memiliki cangkang keras. Ini lebih lembut dibandingkan varietas lainnya dan tetap hijau bahkan ketika matang.<\/p>\n<p>Daging buahnya berair dan memiliki aroma bunga. Rasanya manis seperti madu.<\/p>\n<p>Nanas Sugarloaf adalah varietas yang populer di Puerto Riko, Filipina, Amerika Selatan, dan Kuba.<\/p>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n<\/div>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Nanas yang sering Anda lihat di toko buah dan pasar sebenarnya bentuknya mirip. Namun, sebenarnya variasinya mungkin berbeda. Buah nanas (Ananas Comosus) merupakan tanaman tropis yang berakar dangkal. Berbagai jenis nanas ditanam di berbagai belahan dunia. Jenis bervariasi berdasarkan ukuran, bentuk, warna, dll. Kebanyakan nanas terbagi dalam empat kelas utama, yakni Cayenne Halus, Spanyol Merah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1670,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[751,754,750,753,752],"class_list":["post-1661","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pertanian","tag-buah-nanas","tag-jenis-nanas-populer-di-indonesia","tag-nanas","tag-nanas-di-indonesia","tag-varietas-nanas"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1661"}],"version-history":[{"count":6,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1671,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1661\/revisions\/1671"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1670"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}