{"id":1954,"date":"2024-12-06T06:07:46","date_gmt":"2024-12-06T06:07:46","guid":{"rendered":"https:\/\/harapantani.com\/?p=1954"},"modified":"2024-12-06T06:07:46","modified_gmt":"2024-12-06T06:07:46","slug":"perawatan-tanaman-pada-musim-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/2024\/12\/06\/perawatan-tanaman-pada-musim-hujan\/","title":{"rendered":"Perawatan Tanaman Yang Harus Dilakukan Ketika Musim Hujan Tiba"},"content":{"rendered":"<p>Musim hujan merupakan keuntungan bagi para petani karena tersedia banyak air untuk bercocok tanam. Di sisi lain, tanaman khususnya sayuran lebih rentan terserang hama dan penyakit pada musim hujan. Salah satunya karena air hujan secara alami bersifat asam.<\/p>\n<p>Penelitian menunjukkan bahwa keasaman air hujan merusak lapisan lilin pada daun, mengakibatkan hilangnya nutrisi dan membuat tanaman tahan terhadap dingin, jamur, dan serangga. Pertumbuhan akar melambat, lebih sedikit nutrisi yang dapat diserap, dan mineral penting hilang.<\/p>\n<p>Hujan deras yang disertai angin dapat merusak tanaman dan menimbulkan bahaya. Untuk mencegah kerusakan tanaman akibat hujan lebat, setidaknya ada tiga tindakan yang harus dilakukan, baik itu sebelum, saat, dan setelah hujan lebat.<\/p>\n<p>Yuk simak bagaimana pencegahannya.<\/p>\n<h2>Sebelum Hujan Deras<\/h2>\n<h5>Buang Tunas dan Bagian Tumbuhan yang Rusak<\/h5>\n<p>Sebelum hujan deras, singkirkan tunas dan dahan tumbuhan yg mati. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi risiko tumbuhan patah.<\/p>\n<h5>Dukung dengan Tumbuhan yang Lebih Tinggi<\/h5>\n<p>Tanaman yang lebih tinggi kurang kondusif ketika hujan deras &amp; angin kencang. Untuk mencegah tumbuhan rusak, pakai penyangga kayu. Hal ini akan melindungi tumbuhan berdasarkan kerusakan fisik dan mencegahnya patah.<\/p>\n<h5>Drainase<\/h5>\n<p>Sediakan drainase yang memadai untuk mencegah air menumpuk di taman Anda dan menenggelamkan tanaman di sekitarnya. Pastikan Anda memiliki <img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignleft wp-image-1958\" src=\"http:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pd-7-300x300.jpg\" alt=\"\" width=\"375\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pd-7-300x300.jpg 300w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pd-7-150x150.jpg 150w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/12\/pd-7.jpg 340w\" sizes=\"auto, (max-width: 375px) 100vw, 375px\" \/>pipa drainase yang baik dari taman dan yang terpenting, pastikan pipa pembuangan tidak terhalang.<\/p>\n<h2>Selama Hujan Deras<\/h2>\n<h5>Tutupi Tumbuhan yang Paling Ringkih<\/h5>\n<p>Gunakan penutup kedap air misalnya terpal untuk menutupi tumbuhan muda dan ringkih, termasuk tumbuhan herbal dan sayuran saat hujan deras terus-terusan terjadi.<\/p>\n<p>Pastikan penutupnya miring ke arah yg benaru, untuk memastikan drainase yg memadai berdasarkan dedaunan pada sekitarnya.<\/p>\n<h5>Membalik Kompos<\/h5>\n<p>Pastikan semua kompos yang Anda gunakan kaya dan bergizi dengan mencampurkan kompos basah dan kering di bawah lapisan.<\/p>\n<h2>Setelah Hujan<\/h2>\n<h5>Periksa Akar Sayuran<\/h5>\n<p>Setelah hujan berhenti, pastikan tidak terdapat akar yang terbuka usai erosi tanah. Pulihkan menggunakan tanah atau kompos sebelum mengering &amp; berisiko menghambat tanaman.<\/p>\n<h5>Periksa Pot dan Tanaman di Kebun<\/h5>\n<p>Setelah hujan deras, jika drainase tergenang, tanaman di dalam pot atau di bawah tanah mudah terendam. Periksa pot dan tanaman di tanah sebelum, saat dan setelah hujan.<\/p>\n<h5>Periksa Hama<\/h5>\n<p>Lingkungan lembab merupakan surganya siput dan hama lainnya. Oleh karena itu periksalah apakah setiap tanaman terlindungi dari hama atau apakah ada hama yang menempel pada tanaman tersebut.<\/p>\n<p>Jika terdapat hama, segera hilangkan hama tersebut untuk menghindari kerusakan lebih lanjut.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Musim hujan merupakan keuntungan bagi para petani karena tersedia banyak air untuk bercocok tanam. Di sisi lain, tanaman khususnya sayuran lebih rentan terserang hama dan penyakit pada musim hujan. Salah satunya karena air hujan secara alami bersifat asam. Penelitian menunjukkan bahwa keasaman air hujan merusak lapisan lilin pada daun, mengakibatkan hilangnya nutrisi dan membuat tanaman [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":1960,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[882,881,873,880,883],"class_list":["post-1954","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-obat-tanaman","tag-mencegah-tanaman-rusak","tag-merawat-tanaman","tag-musim-hujan","tag-perawatan-tanaman-saat-musim-hujan","tag-sayuran-tahan-hujan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1954"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1961,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1954\/revisions\/1961"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1960"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1954"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1954"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1954"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}