{"id":669,"date":"2024-09-02T06:16:16","date_gmt":"2024-09-02T06:16:16","guid":{"rendered":"https:\/\/harapantani.com\/?p=669"},"modified":"2024-09-02T06:16:17","modified_gmt":"2024-09-02T06:16:17","slug":"menanam-pohon-ketumbar-di-pot-rumah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/2024\/09\/02\/menanam-pohon-ketumbar-di-pot-rumah\/","title":{"rendered":"Menanam Pohon Ketumbar Di Pot Rumah"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketumbar merupakan tanaman rempah yang populer di kalangan ibu rumah tangga. Ketumbar sering digunakan sebagai bumbu untuk membuat masakan menjadi lebih nikmat. Ketumbar tidak hanya membuat makanan menjadi lezat, tetapi juga mengandung bahan-bahan yang bermanfaat bagi kesehatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Ternyata tanaman ketumbar mudah untuk ditanam. Ketumbar juga bisa ditanam di dalam pot. Dikutip dari website Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Demak, Selasa (12 Mei 2023): <\/p>\n\n\n\n<p><strong>Berikut cara menanam ketumbar dalam pot dan menanamnya dengan baik:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Persiapan Benih <\/h2>\n\n\n\n<p>Ketumbar dapat diperbanyak dengan biji. Pastikan bibit ketumbar yang Anda tanam sudah cukup tua dan sehat.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignright size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"479\" src=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-671\" style=\"width:410px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd.jpg 720w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-300x200.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Selanjutnya rendam biji ketumbar dalam air hangat selama 2 hingga 12 jam untuk mengaktifkan biji ketumbar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Mempersiapkan Pot<\/h2>\n\n\n\n<p>Bersamaan dengan menyiapkan benih ketumbar, siapkan juga pot yang berfungsi sebagai wadahnya. Sebaiknya jangan menggunakan pot yang terlalu kecil karena akan menghambat pertumbuhan. Pastikan juga pot memiliki lubang drainase agar air tidak menggenang.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya tambahkan substrat tanam yang terbuat dari campuran tanah gembur dan pupuk ke dalam pot.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menanam Ketumbar<\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum menanam, basahi terlebih dahulu tanahnya. Selanjutnya tanam bibit ketumbar yang sudah direndam pada lubang tanam. Jangan lupa untuk menutup lubang tanam dengan tanah agar pertumbuhannya lebih cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah ditanam, letakkan pot bibit ketumbar di tempat yang banyak mendapat sinar matahari. Jika Anda menanam ketumbar di dalam ruangan, Anda bisa meletakkannya di dekat jendela. Sebab tanaman ini memerlukan sinar matahari yang cukup agar dapat tumbuh dengan baik.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"576\" src=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-1024x576.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-672\" style=\"width:455px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-300x169.jpg 300w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-768x432.jpg 768w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-1536x864.jpg 1536w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-1-2048x1152.jpg 2048w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perawatan Ketumbar <\/h2>\n\n\n\n<p>Ketumbar lebih menyukai media tanam yang lembab. Oleh karena itu, jangan lupakan penyiraman secara teratur.<\/p>\n\n\n\n<p>Lakukan pemupukan dengan pupuk nitrogen yang dilarutkan dalam air setelah pertumbuhan. Pemupukan dilakukan seperlunya untuk menghindari pemberian pakan yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila terjadi serbuan mikroorganisme yang merusak tanaman, segera lawan secara cepat dan spesifik agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman ketumbar.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Panen<\/h2>\n\n\n\n<p>Panen ketumbar dengan memotong dua hingga tiga helai daun dari tanamannya setiap minggu. Pemanenan seperti itu akan membantu merangsang pertumbuhan tanaman ketumbar sehingga Anda dapat memanen tanaman ini berkali-kali.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketumbar merupakan tanaman rempah yang populer di kalangan ibu rumah tangga. Ketumbar sering digunakan sebagai bumbu untuk membuat masakan menjadi lebih nikmat. Ketumbar tidak hanya membuat makanan menjadi lezat, tetapi juga mengandung bahan-bahan yang bermanfaat bagi kesehatan. Ternyata tanaman ketumbar mudah untuk ditanam. Ketumbar juga bisa ditanam di dalam pot. Dikutip dari website Dinas Pertanian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":674,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[365,366,367,364],"class_list":["post-669","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pertanian","tag-biji-ketumbar","tag-daun-ketumbar","tag-menanam-ketumbar","tag-pohon-ketumbar"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=669"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":675,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/669\/revisions\/675"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/674"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=669"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=669"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=669"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}