{"id":777,"date":"2024-09-17T06:11:57","date_gmt":"2024-09-17T06:11:57","guid":{"rendered":"https:\/\/harapantani.com\/?p=777"},"modified":"2024-09-17T06:11:59","modified_gmt":"2024-09-17T06:11:59","slug":"langkah-menanam-pandan-sendiri-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/2024\/09\/17\/langkah-menanam-pandan-sendiri-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"Langkah Menanam Pandan Sendiri Untuk Pemula"},"content":{"rendered":"\n<p>Tanaman pandan banyak ditemukan di Asia Tenggara. Daun pandan beraroma harum dan sering digunakan sebagai bumbu masakan panas dan dingin. Tanaman ini juga mengandung senyawa alami, flavonoid, polifenol, alkaloid dan saponin.<\/p>\n\n\n\n<p>Pandan mudah diperbanyak, namun membutuhkan ketekunan dan kesabaran untuk tumbuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menanam Pandan Untuk Pemula<\/h2>\n\n\n\n<p>Pandan merupakan tanaman yang menyukai air sehingga harus ditanam di tempat yang lembab. Agar pertumbuhannya optimal, pandan perlu disiram secara rutin.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana cara menanam pandan yang benar agar tumbuh subur dan sehat? Berikut ini langkah-langkahnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1.-menentukan-bibit-yang-sehat\">1. Menentukan Bibit Sehat<\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignright size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"577\" src=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54-1024x577.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-779\" style=\"width:457px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54-1024x577.jpg 1024w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54-300x169.jpg 300w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54-768x433.jpg 768w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54-1536x866.jpg 1536w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-54.jpg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Pandan dapat tumbuh secara vegetatif atau melalui keturunan, bukan hibridisasi. Benih yang baik berasal dari bibit yang sehat dan segar. Potong bibit pandan dengan hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2.-pilih-lokasi-yang-tepat\">2. Memilih Lokasi yang Tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah Anda mendapatkan benih yang tepat, pilihlah tempat yang tepat untuk menanamnya. Tanaman pandan memerlukan banyak air sehingga sangat cocok ditanam di daerah lembab atau dekat sumber air.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini karena dedaunan yang subur dan bentuk tanaman yang panjang dan lebar meningkatkan laju penguapan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3.-penyiraman\">3. Penyiraman<\/h3>\n\n\n\n<p>Penyiraman dapat dilakukan secara rutin, sehari dua kali. Inilah tindakan perwatan dasar yang perlu Anda ambil saat memilih budidaya pandan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun frekuensi penyiraman sebaiknya dikurangi pada musim hujan untuk menghindari tanah menjadi terlalu basah dan menyebabkan akar pandan membusuk.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4.-pemupukan\">4. Pemupukan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemupukan dapat dilakukan sebulan sekali. Disarankan menggunakan pupuk organik seperti pupuk kandang atau kompos.<\/p>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"alignleft size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"421\" src=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-55.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-780\" style=\"width:432px;height:auto\" srcset=\"https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-55.jpg 750w, https:\/\/harapantani.com\/wp-content\/uploads\/2024\/09\/pd-55-300x168.jpg 300w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Jika tidak, Anda bisa menggunakan pupuk buatan sesuai petunjuk penggunaan agar komposisi substrat tanam tidak terganggu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"5.-pemangkasan\">5. Pemangkasan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pandan tumbuh sempurna dan mudah berkembang biak jika beradaptasi dengan lingkungannya. Tumbuh dengan baik bahkan dalam waktu singkat.<\/p>\n\n\n\n<p>Pemangkasan daun pandan dapat dilakukan pada daun yang sudah tua, tampak terserang penyakit, kesuburannya rendah, atau pertumbuhannya terhambat.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu kunci sukses menanam pandan adalah pemilihan tempat menanamnya. Substrat tanam perlu dipastikan memiliki kelembapan yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingatlah untuk menyiram secara rutin dan kurangi intensitasnya saat musim hujan tiba!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tanaman pandan banyak ditemukan di Asia Tenggara. Daun pandan beraroma harum dan sering digunakan sebagai bumbu masakan panas dan dingin. Tanaman ini juga mengandung senyawa alami, flavonoid, polifenol, alkaloid dan saponin. Pandan mudah diperbanyak, namun membutuhkan ketekunan dan kesabaran untuk tumbuh. Cara Menanam Pandan Untuk Pemula Pandan merupakan tanaman yang menyukai air sehingga harus ditanam [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":781,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[3],"tags":[407,406,405,408],"class_list":["post-777","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-pertanian","tag-cara-menanam-pandan","tag-daun-pandan","tag-pandan-wangi","tag-pohon-pandan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/777","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=777"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/777\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":782,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/777\/revisions\/782"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/781"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=777"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=777"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/harapantani.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=777"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}