Berbagai jenis ikan kerapu dapat ditemukan di seluruh dunia. Namun tidak semua jenis ikan kerapu cocok untuk dibudidayakan di Indonesia karena kondisi pertumbuhan yang tidak mendukung atau karakteristik ikan yang tidak sesuai dengan kondisi alam Indonesia.

Jadi, jika Anda ingin beternak ikan kerapu, spesies apa yang sebaiknya Anda pertimbangkan? Temukan jawabannya di artikel ini!

Jenis Ikan Kerapu yang Dibudidayakan di Indonesia

1. Kerapu Bebek

Ikan kerapu bebek merupakan ikan berwarna abu-abu dengan bintik-bintik hitam di sekujur tubuhnya. Ikan ini mempunyai kepala yang kecil seperti bebek. Kerapu bebek merupakan salah satu ikan karnivora liar yang mempunyai kebiasaan hidup menyendiri. Ikan kerapu bebek adalah komoditas yang cocok dibudidayakan.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain suhu berkisar antara 25 hingga 32 °C, salinitas dari 20 hingga 32 ppt, kandungan oksigen terlarut dari 4 hingga 8 ppm, nilai pH dari 7,5 hingga 8,3, nitrit dari 0 hingga 0,05 ppm, dan amonia < 0,02ppm.

KJA (Kandang Jaring Apung) dapat digunakan untuk beternak ikan kerapu bebek.

2. Kerapu Macan

Kerapu macan merupakan ikan pakan aktif yang peka terhadap perubahan kualitas air dan hidup di kawasan terumbu karang. Ikan ini kaya akan asam lemak omega-3, protein, asam amino, vitamin B kompleks, taurin, dan selenium. Nutrisi tersebut memungkinkan ikan kerapu macan dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner, membangun jaringan, memperkuat imunitas tubuh, dan merawat sistem pencernaan.

Ikan kerapu macan ini merupakan salah satu ikan yang mempunyai harga pasar tinggi dan banyak diminati baik di dalam negeri maupun internasional. Tingginya permintaan ini menyebabkan populasi ikan kerapu macan semakin menurun.

Oleh karena itu, di Indonesia para petani fokus membudidayakan ikan kerapu macan dengan menggunakan keramba jaring apung.

3. Kerapu Lumpur

Kerapu lumpur merupakan ikan berwarna coklat muda yang hidup di sepanjang pantai pada kedalaman hingga 60 meter. Ikan yang sering memangsa ikan-ikan kecil ini semakin banyak dibudidayakan di Indonesia karena permintaan yang terus meningkat.

Karena biayanya yang relatif murah, banyak petani kerapu lumpur yang membudidayakan ikannya di kolam. Keunggulan budidaya ikan kerapu lumpur adalah cepat tumbuh dan dapat diproduksi dalam jumlah banyak.

4. Kerapu Sunuk

Kerapu sunuk merupakan ikan yang sangat populer di pasar Jepang, Singapura dan Hong Kong. Di Indonesia sendiri banyak dijumpai di perairan Karimunjawa, Kepulauan Seribu, Lampung, Kepulauan Riau, dan hampir seluruh perairan karang Indonesia.

Sayangnya, ikan dengan bertotol biru dan berwarna dasar oranye ini masih belum bisa memenuhi permintaan pasar. Oleh karena itu, perlu adanya perluasan budidaya ikan kerapu sunuk.

Ikan ini paling baik diternakkan di keramba atau kolam untuk mengoptimalkan pertumbuhannya.

5. Kerapu Batik

Sesuai dengan namanya, kerapu ini mempunyai penampilan yang cantik dengan pola batik pada sisiknya. Kerapu batik merupakan ikan yang banyak ditemukan di perairan pantai dekat muara dan ekosistem mangrove, yang bagian bawahnya berupa pasir karang yang ditutupi padang lamun.

Oleh karena itu ikan kerapu batik cocok untuk diternakkan di KJA. Ikan ini biasanya dipelihara hingga mencapai ukuran konsumsi (> 500gr/ekor) dalam waktu 6-8 bulan, lebih cepat dibandingkan bebek dan kerapu macan.

6. Kerapu Cantang

Kerapu cantang merupakan ikan persilangan antara kerapu macan dan kerapu kertang yang harga jualnya tinggi. Selain kelangkaan, mahalnya biaya produksi juga menjadi penyebab tingginya harga.

Pasalnya ikan kerapu cantang merupakan ikan karnivora dan membutuhkan pakan berprotein tinggi sehingga harganya lebih mahal dibandingkan pakan lainnya.

7. Kerapu Muara

Kerapu muara merupakan ikan laut yang hidup di perairan Indo-Pasifik dan Laut Merah. Namun ikan ini lebih suka hidup di perairan pantai seperti hutan bakau, perairan dangkal, terumbu karang, muara, pantai air surut, dan laguna air asin.

Ikan ini berwarna coklat tua dan memiliki bintik-bintik di sekujur tubuhnya. Meski belum tersedia secara luas, hewan ini memberikan peluang berkembang biak karena tingginya permintaan dan rasanya yang unik.

8. Kerapu Kertang

Kerapu kertang merupakan ikan yang dilindungi. Ikan yang merupakan simbol negara bagian Queensland di Australia, ikan ini dianggap lebih unggul dari ikan kerapu lainnya karena pertumbuhannya yang cepat.

Selain itu, kerapu kertang juga memiliki pangsa yang lebih besar, apalagi jika dijual dalam bentuk fillet beku. Pangsa pasar kerapu kertang berada di Hong Kong, Taiwan, dan China.

9. Kerapu Malabar

Kerapu malabar mempunyai badan yang panjang, ramping, bersudut, warna dasar abu-abu muda, dan badannya berbintik-bintik. Ikan kerapu malabar mudah ditemukan di perairan karang, muara, hutan bakau, dan perairan berlumpur.

Kerapu malabar panjangnya bisa mencapai 115 cm dan berat masing-masing mencapai 25 kg.

10. Kerapu Batu

Kerapu batu adalah ikan yang hidup di sela-sela karang mati. Kerang batu memiliki sisik berwarna coklat dengan pita-pita vertikal hitam tipis.

Ikan kerapu batu diburu oleh banyak nelayan karena populasi ikan kerapu besar telah menurun secara signifikan di Hong Kong. Ikan kerapu batu banyak dibudidayakan di Indonesia karena pertumbuhannya yang relatif cepat, harga jual yang tinggi, dan permintaan yang tinggi.